Budaya atau tradisi desa Tepal masih tergolong unik, meski kita sadari bahwa pada masing-masing daerah itu memiliki budaya atau tradisi yang beragam dan berbeda-beda, namun terkadang tidak jarang kita menemukan tradisi yang sama pada daerah lain, saya katakan unik disini karena ada beberapa tradisi desa Tepal yang belum saya jumpai kesamaannya pada daerah lain seperti tradisi ; Hukum Edet, Ngino Ngajak (bertamu ke rumah cewek), Mungke (Taruna/Dedare), Basedak (Mengajak Nikah). berikut saya coba paparkan secara garis besar :
A. Hukum Edet / Ahli Mesjid
Pengurus Masjid atau ahli mesjid di desa Tepal juga merupakan Tokoh Agama, masyarakat setempat biasa menyebutnya Hukum Edet, memiliki struktur yang sangat rapi dilihat dari sisi tugas dan kedudukannya di mata masyarakat, Struktur Organisasi Hukum Edet adalah :
1. Lbee = Imam Mesjid
2. Ketub = Khotib
3. Ntr = Penghulu
4. Mudum = Muadzin
5. Merbet = Marbot
Orang yang menduduki posisi-posisi tersebut merupakan orang-orang terpilih yang disegani dan menjadi panutan masyarakat. orang yang menjadi hukum edet di desa Tepal merupakan awal dan akhir dari suatu persoalan meski tidak secara totalitas, sebuah contoh: ketika masuk musim tanam, masyarakat tidak bisa serta merta lansung membuat ladang atau menanam padi semaunya, melainkan harus melalui suatu ritual yang dilakukan oleh hukum edet yang disebut Retas Lonto, setelah Proses Retas Lonto baru masyarakat boleh membuat ladang pada lahannya masing-masing, setelah ladangnya sudah siap ditanam juga demikian, masyarakat harus menunggu isyarat hukum edet dulu yang disebut Buka Tanah yang merupakan pertanda bahwa masyarakat sudah boleh menanam padi diladang ataupun disawah, begitu pula dengan permasalahan-permasalahan lainnya.
dari sisi adap atau tradisi di mesjid juga demikian, selain hukum edet didalam Mesjid tidak diperkenankan mengeluarkan suara lantang (keras) kecuali membaca Al Qur'an juga tidak diperkenankan mengobrol dalam urusan apapun, begitu pula dengan masalah pekerjaan, seorang marbot tugas utamanya membersihkan mesjid dan memukul beduk, tidak bisa diwakili atau mewakili, begitu juga dengan fungsioner lainnya, itulah makanya di desa tepal semua fungsioner masing-masing 2 orang kecuali Lbe, hanya saja yang satunya bersifat sebagai pembantu, fungsinya tatkala yang utama berhalangan, sementara Lbe pembantunya Ketub utama. kesemua fungsioner di hukum edet harus sangat berhati terhadap sikap, omongan, pakaian, sampai cara memperlakukan peralatan mesjid. Jika itu terabaikan dan bersifat disengaja ini diyakini bisa membawa dampak negatif terhadap kampung halaman.
Selasa, 13 April 2010
Kamis, 08 April 2010
Desa Tepal
Lalu kenapa kita harus menyiapkan selimut yang tebal...? sebuah pertanyaan cukup unik mengingat sumbawa yang dikenal panas bukan..??, saya mengatakan IYA kota sumbawa memang dikenal cukup panas bahkan saking panasnya banyak orang menyebutkan Sumbawa punya matahari dua, seperti yang saya kemukakan di awal desa Tepal merupakan salah satu daerah hijau di kabupaten Sumbawa Besar yag letaknya di atas gunung dengan hutan lebat dan pepohonan rindang sehingga curah hujan cukup tinggi dan udara serta air sangat dingin, saking dinginnya....., orang yang tidak terbiasa dengan cuaca dingin saya jamin tidak akan berani mandi di bawah jam sepuluh pagi waktu setempat, bayangkan saja makanan yang biasanya punya daya tahan hanya 24 jam saja disana bisa bertahan sampai dengan 72 jam atau tiga hari, air yang dipakai mandi dan kebutuhan sehari-hari lebih dingin dari air yang disimpan di kulkas 24 jam.
Kegiatan sehari-hari masyarakat desa Tepal berkecimpung di sektor Pertanian, 99 % Masyarakat Tepal merupakan petani Kopi, sehingga daerah Tepal dan kecamatan Batulanteh khususnya merupakan penghasil Kopi terbesar untuk kabupaten Sumbawa Besar, karena kesuburan tanahnya kopi yang berasal dari desa Tepal merupakan Kopi Organik yang diolah secara tradisional tanpa menggunakan pupuk buatan manapun, 1 % nya lagi mengasingkan diri ke kota untuk mencari kehidupan model lain misalnya seperti saya.
Anda pasti penasaran tentang desa Tepal...?? rasa penasaran anda tidak akan hilang sebelum anda menyaksikan sendiri..., jadi bagi anda yang senang berpetualang silahkan coba....., saya jamin 100 % anda pasti akan terkagum-kagum akan kesuburan dan keunikan desa Tepal, baik itu Jalannya, Pola Kehidupannya, terutama budaya atau adat istiadatnya. anda pengen tahu tentang sumbawa aslinya...? Tepal lah jawabannya.
BACA Perjalanan sang Petualang arsitektur hijau ke desa Tepal http://arsitekturhijau.com/index.php?option=com_content&view=article&id=148&catid=40&Itemid=58
Langganan:
Komentar (Atom)